23 Januari 2020 - 16:35
Irak akan Selalu Bersekutu dengan Iran, Tidak Ada Pilihan Lain

Presiden Irak menekankan bahwa Iran adalah aktor geopolitik penting dan negara penting di kawasan. Karena itu menurutnya, sebagai tetangga Irak akan terus bersekutu dengan Iran dan tidak ada pilihan lain.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Irak Barham Salih dalam pertemuan internasional Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss mengatakan, Ayatullah Sistani adalah orang yang paling berpengaruh dalam menciptakan keamanan di Irak.

Di bagian lain pidatonya tokoh Kurdi ini mengatakan, mempercepat terselenggaranya pemilihan anggota parlemen Irak akan mempermudah Irak untuk segera kembali menciptakan suasana yang kondusif. 

Barham Salih berkata, "Penghormatan terhadap kedaulatan Irak sangat penting untuk mencapai stabilitas di Timur Tengah."

Ia menambahkan, "Seruan penarikan pasukan asing dari Irak sebenarnya merupakan respons oleh sebagian besar warga Irak terhadap pihak asing yang dianggap tidak menghormati kedaulatan bangsa Irak".

Menyinggung Iran Presiden Irak berkata, "Peran Iran dalam menghadapi ISIS sangat strategis. Dengan Iran kami memiliki akar hubungan yang sangat erat, baik secara geografis, kesamaan agama, dan sumber air kami juga sama."

"Kesungguhan para martir dari tentara Irak, laskar al-Hashd al-Shaabi, kesatuan paramiliter dan kesatuan-kesatuan militer lainnya serta dukungan internasional, Irak berhasil mengalahkan ISIS dan berhasil merebut kembali wilayah yang sempat dikuasai ISIS." Sambungnya. 

Barham Salih ketika ditanya mengenai leluasanya Iran masuk kedalam wilayah Irak terutama jika militer AS telah keluar dari Irak, ia menjawab bahwa Irak dan Iran adalah dua negara yang bukan hanya bersahabat tapi juga bertetangga, dan keduanya akan senantiasa menjalin hubungan yang baik. 

"Irak dan Iran pernah memiliki masa lalu yang buruk dengan terlibat perang satu sama lain, namun sekarang kedua negara ini harus menjalin hubungan baik. Tidak ada satupun rakyat Irak yang menginginkan kembali pada hubungan buruk dengan Iran apalagi sampai berperang." Tambahnya.

Presiden Irak lebih lanjut berkata, "Setiap upaya untuk melanggar kedaulatan Irak akan gagal. Irak tidak akan memberi izin pada pihak manapun untuk menciderai kemerdekaan dan kedaulatan Irak. Dan rakyat Irak menginginkan akan terus menjalin hubungan dekat dengan Iran."

Menyinggung peran strategis Qassem Soleimani dalam berhadapan dengan ISIS, Barham Salih berkata, "Dia adalah tokoh yang paling berperan peting dibalik terciptanya keamanan bukan hanya di Iran dan Irak tapi juga di kawasan. Ia telah berperang bersama militer Irak untuk menghadapi ISIS."

Presiden Irak menekankan bahwa Iran adalah aktor geopolitik penting dan negara penting di kawasan. Karena itu menurutnya, sebagai tetangga Irak akan terus bersekutu dengan Iran dan tidak ada pilihan lain.